HARIANCILACAP– Sebanyak 110 tukang pasang bata dan plesteran di Kabupaten Cilacap mengikuti pembekalan dan uji sertifikasi kompetensi kerja jenjang 1 yang digelar Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Kegiatan dipusatkan di Desa Bantarpanjang, Kecamatan Cimanggu, Selasa (28/7/2026).
Program ini merupakan hasil kolaborasi Anggota Komisi V DPR RI dapil Cilacap-Banyumas, Dr. Hj. Novita Wijayanti dengan Kementerian PU. Tujuannya meningkatkan kompetensi tenaga kerja konstruksi agar memiliki keterampilan terstandardisasi dan berdaya saing.
"Diperkirakan ada 110 orang peserta yang mengikuti, dan ini memang untuk melatih mereka agar menjadi tukang-tukang yang kompeten, profesional di bidangnya," ujar Novita.
Selain materi teknis, peserta juga dibekali aspek keselamatan kerja. Menurut Novita, keselamatan tidak hanya menyangkut tukang, tetapi seluruh tahapan mulai pra hingga pasca pembangunan.
"Kita berharap sumber daya manusianya ini dengan dibekali, mereka menjadi lebih tahu bagaimana harus bekerja profesional, dan di sisi keselamatan pun juga dijaga," katanya.
Legislator Fraksi Gerindra itu menyebut pelatihan ini merupakan program prioritas Kementerian PU. Mengingat banyaknya proyek pembangunan di Indonesia, lulusan pelatihan ini diharapkan lebih berkualitas dibanding tukang yang tidak mendapat pelatihan.
"Kalau dibandingkan dengan tukang yang tidak dilatih dengan baik, tukang yang mendapat pelatihan ini tentu mereka lebih berkualitas," ujarnya.
Novita menambahkan, kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahun di sejumlah wilayah sesuai usulan dan anggaran. Pelaksanaannya berpindah-pindah di wilayah dapil. Program ini juga terbuka untuk perempuan yang berminat.
"Harapannya mereka mempunyai skill yang sesuai dengan harapan kita," ucap Novita.
Cetak SDM Unggul dan Kurangi Pengangguran
Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Partai Gerindra, David Ishaq Aryadi yang turut hadir, menilai pelatihan ini juga bagian dari upaya pemerintah mengantisipasi pengangguran.
"Dengan pelatihan ini, para tukang-tukang ini pastinya akan memiliki keahlian yang lebih, sehingga mereka memiliki peluang besar untuk dipekerjakan. Dengan begini, tentu pengangguran akan berkurang," ungkap David.(Red)



