HARIANCILACAP-Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman melantik dan mengambil sumpah tujuh Penjabat Kepala Desa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap. Pelantikan dilaksanakan di Pendopo Wijayakusuma Cakti, Cilacap, Kamis (20/1/2026).
Pelantikan Penjabat Kepala Desa dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan kepala desa di sejumlah desa di Kabupaten Cilacap, lantaran berbagai persoalan, mulai dari Promosi, kepala desa meninggal dunia hingga tersandung kasus hukum.
Tujuh Penjabat Kepala Desa yang dilantik masing-masing adalah Grady Grifandi Delevi sebagai Penjabat Kepala Desa Binangun, Kecamatan Binangun; Farid Masruri sebagai Penjabat Kepala Desa Dayeuhluhur, Kecamatan Dayeuhluhur; Apriyadi sebagai Penjabat Kepala Desa Hanum, Kecamatan Dayeuhluhur; serta Suherman sebagai Penjabat Kepala Desa Tritih Wetan, Kecamatan Jeruklegi.
Selain itu, Tofik Wahyu Hidayah dilantik sebagai Penjabat Kepala Desa Kubangkangkung, Kecamatan Kawunganten; Widhie Astoyo sebagai Penjabat Kepala Desa Slarang, Kecamatan Kesugihan; dan Tri Ana Febiana sebagai Penjabat Kepala Desa Purwasari, Kecamatan Wanareja.
Bupati Syamsul Auliya Rachman dalam sambutannya menegaskan bahwa pemerintah desa merupakan struktur pemerintahan terendah dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang memiliki kewenangan otonom untuk mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri berdasarkan prakarsa masyarakat dan hak asal-usul desa.
Oleh karenanya Ia menekankan bahwa pelantikan penjabat kepala desa bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi.
“Banyak tantangan yang harus diselesaikan. Antara lain penata kelolaan keuangan desa, persiapan pemilihan kepala desa serentak, termasuk pelunasan PBB-P2,” kata Syamsul.
Syamsul berharap para penjabat kepala desa mampu membangun kerja tim di lingkungan pemerintahan desa, memperkuat komunikasi dengan tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat, serta menjaga kondusivitas wilayah dengan merangkul seluruh elemen masyarakat.
Selain itu, para penjabat juga diharapkan mampu menghadirkan ide-ide inspiratif dan solusi untuk mendukung terwujudnya visi Cilacap Bercahaya dan Maju Besar, serta menyukseskan Program Strategis Nasional, di antaranya Koperasi Desa Merah Putih di masing-masing desa.
“Silakan berkreasi dan berinovasi, untuk pelunasan PBB misalnya bisa pakai bobok bumbung dan sebagainya. Tapi jangan sampai membebani masyarakat. Karena di desa banyak kegiatan, saya titip, yang pandai bergaul dengan tokoh masyarakat lainnya,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Syamsul juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada almarhum Kepala Desa Dayeuhluhur dan almarhum Kepala Desa Hanum atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam membangun desa.
Syamsul turut mengapresiasi kinerja para Penjabat Kepala Desa Binangun, Tritih Wetan, Kubangkangkung, dan Purwasari yang sebelumnya telah menjalankan tugas pemerintahan desa.


