HARIANCILACAP,-Seribu pohon mangrove dan 100 pohon kopi ditanam serentak di Pantai Sodong, Desa Karangbenda, Kecamatan Adipala, Rabu (9/9/2026). Aksi ini merupakan rangkaian peringatan HUT Ke-81 TNI dan HUT Ke-76 Kodam IV/Diponegoro.
Kegiatan yang digagas Kodim 0703/Cilacap ini menggandeng TNI-Polri, pemerintah daerah, BUMN, hingga masyarakat. Tujuannya jelas: menahan laju abrasi di pesisir selatan Cilacap sekaligus menghidupkan potensi ekonomi warga melalui kopi Liberika.
“*Setelah pohon ditanam, jangan hanya berhenti pada kegiatan seremonial. Pohon harus dirawat dan dipantau secara rutin, terutama setelah terjadi gelombang besar. Kalau ada yang rusak, segera diganti*,” tegas Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Sidik Wiyono, S.H., http://M.Tr.(Han.) saat memimpin apel.
Menurut Danrem, mangrove bukan sekadar tanaman. Akarnya adalah benteng alami yang melindungi desa pesisir dari abrasi dan gelombang pasang. Sementara penanaman kopi diharapkan menjadi komoditas baru yang bisa mengangkat nama Cilacap.
“*Ini kegiatan mulia. Kalau kita menjaga alam, alam juga akan menjaga kita. Mangrove untuk lingkungan, kopi untuk ekonomi warga*,” tambahnya.
Ketua DPRD Cilacap H. Taufik Nurhidayat yang turut hadir mengapresiasi sinergi ini. Ia menyebut kolaborasi TNI dengan masyarakat dan instansi adalah kunci agar program lingkungan tidak berhenti di atas kertas.
Hadir pula Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf Aryudha Sakti, Kapolresta Cilacap Kombes Pol Yovan Fatika, perwakilan Lanal Cilacap, Kejaksaan, Pertamina RU IV, Camat Adipala, dan Kepala Desa Karangbenda.
Warga Desa Karangbenda menyambut baik kegiatan ini. Mereka berharap pohon yang ditanam bisa dirawat bersama agar pantai tidak terus terkikis dan pesisir tetap lestari untuk anak cucu.
Melalui aksi ini, TNI kembali menegaskan perannya tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga hadir menjaga bumi dan kesejahteraan masyarakat.(red)
-
*











