HARIANCILACAP – Nathania Faida Azmi Fatchurohman, siswi kelas 2 SD Negeri 5 Gandrungmangu, Cilacap, terpilih sebagai Winner Duta Batik Jawa Tengah 2026. Grand final digelar 7-8 Juni 2026 di SIM Square Semarang.
Bagi Nathania yang akrab disapa Fafa, ajang ini bukan sekadar catwalk batik. Ia membawa misi mengenalkan batik ke generasi muda dengan cara yang relate dan modern, tanpa meninggalkan akar budaya.
“Batik itu bukan kuno. Batik punya cerita, filosofi, dan identitas yang keren kalau dikenalkan dengan cara tepat. Saya ingin anak muda lihat budaya bukan sebagai kewajiban, tapi kebanggaan,” ujar Fafa, Minggu (8/6/2026).
![]() |
Nathania Faida Azmi Fatchurohman, siswi kelas 2 SDN 5 Gandrungmangu Cilacap, bersama Duta Batik Jawa Tengah 2025 di SIM Square Semarang, Minggu (8/6/2026). |
Perjalanan Fafa ke grand final ditempuh lewat proses panjang: memperdalam wawasan batik, latihan public speaking, membangun kepercayaan diri, dan menyiapkan mental tampil di depan publik.
Keberhasilannya didukung penuh orang tua, sekolah, dan teman-teman. Menurutnya, SD juga punya ruang berkembang di bidang seni, budaya, komunikasi, dan pengembangan diri.
“Harapan saya bisa tampil terbaik di grand final. Bukan untuk diri sendiri, tapi untuk sekolah dan semua anak muda yang percaya budaya itu tetap keren, modern, dan membanggakan,” katanya.
![]() |
Nathania Faida Azmi Fatchurohman, bersama kedua orangtua yang selalu hadir mendampingi. (8/6/2026) |
Dengan gelar Winner, Fafa berhak maju ke tingkat nasional yang akan digelar Oktober 2026 di Yogyakarta.
Ketua Ardan Modeling School selaku penyelenggara, Kak Ardan, mengatakan para juara harus benar-benar memahami batik warisan budaya Indonesia, khususnya dari daerah masing-masing. “Mereka juga harus bisa memperkenalkan batik ke tingkat internasional, nggak cuma nasional,” ungkapnya.
Penulis : Fatur
Editor : Taslim Indra



