HARIANCILACAP– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengucurkan bantuan lebih dari Rp28 miliar untuk percepatan pembangunan di Kabupaten Cilacap. Sebagian besar dana itu dialokasikan saat pembukaan TMMD Reguler ke-129 dan TMMD Sengkuyung Tahap III di Desa Bingkeng, Kecamatan Dayeuhluhur, Rabu (15/7/2026).
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, yang membuka kegiatan tersebut mengatakan, dana terbesar senilai Rp22,731 miliar berupa Bantuan Keuangan Sarana dan Prasarana Pedesaan untuk 215 titik kegiatan di Cilacap.
“Yang kita bangun adalah jalan ekonomi di pedesaan untuk para petani. Akses ini penting agar hasil pertanian bisa cepat sampai ke pasar,” kata Gus Yasin.
800 Meter Jalan dan Jembatan di Bingkeng
Di Desa Bingkeng, TNI bersama pemerintah daerah membangun infrastruktur utama berupa jalan desa sepanjang 800 meter dengan lebar 4 meter dan satu unit jembatan penghubung jalur ekonomi warga.
Komandan Kodim 0703/Cilacap Letkol Inf. Aryudha Sakti menyebut pemilihan Desa Bingkeng karena akses jalan warga masih terbatas dan menghambat distribusi hasil tani.
Selain itu, program TMMD di Desa Bingkeng juga mencakup pembangunan talud 120 meter, rehabilitasi 2 unit RTLH dari CSR Baznas, dan penanaman 1.000 pohon.
Bukan Hanya Fisik, Ada Pelatihan dan Layanan Kesehatan
TMMD 2026 yang berlangsung di 35 kabupaten/kota di Jateng hingga 13 Agustus 2026 ini juga menggarap program nonfisik. Di Bingkeng ada pelayanan kesehatan gratis, KB, pembuatan dokumen kependudukan, penyuluhan stunting, pelatihan kewirausahaan, tata boga, hingga budidaya ikan.
“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Bahkan sebelum pembukaan, warga sudah gotong royong bersama TNI,” ujar Aryudha.
Dukungan Dana TMMD dan RTLH
Pemprov juga menyalurkan Bantuan Keuangan TMMD sebesar Rp984 juta untuk empat tahap pelaksanaan, serta dana rehabilitasi RTLH sebesar Rp5,14 miliar.
Gus Yasin menegaskan TMMD merupakan bukti kehadiran negara sampai pelosok.
“Desa merupakan fondasi pembangunan nasional. Ketika desa maju, masyarakat menjadi lebih sejahtera,” tegasnya.
Dengan selesainya jalan dan jembatan di Bingkeng, Pemprov menargetkan distribusi hasil pertanian warga Dayeuhluhur bisa lebih cepat dan biaya angkut lebih murah.
Penulis : Taslim Indra


