Banner

2 hari pencarian, Bocah 8 Tahun di Kawunganten ditemukan tewas tenggelam disungai

Redaksi
Rabu, 12 November 2025
Last Updated 2025-11-12T00:15:17Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates


EVAKUASI Tim SAR Gabungan Evakuasi Korban Tenggelam di Sungai Kawunganten Cilacap. Selasa (11/11/2025) Foto : Basarnas Cilacap


HARIANCILACAP--Seorang anak berusia 8 tahun dimukan tewas tenggelam di Sungai bawah jembatan rel kereta Desa Kawunganten Lor, Kecamatan Kawunganten, Kab. Cilacap, Jawa Tengah. Selasa (11/11/2025).


Korban di ketahui bernama Ibrahim Safier Albi berusia 8 tahun merupakan warga setempat, ditemukan setelah dua hari dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan.


Sebelumnya Ibrahim dilaporkan tenggelam saat mencari ikan di sungai bersama teman-temannya pada Senin (10/11) sore namun tiba-tiba terseret arus deras dan tidak muncul kembali ke permukaan.


Kejadian tersebut kemudian dilaporkan Kasi Trantib Kecamatan Kawunganten, Suroso ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap (BASARNAS) pada Senin (10/11) pukul 17.50 WIB untuk dilakukan pertolongan.


Menurut Kepala Basarnas Cilacap M. Abdullah Setelah menerima laporan,  tim langsung diberangkatkan ke lokasi untuk melakukan pencarian terhadap korban bersama unsur SAR gabungan.


Pencarian korban dilakukan selama dua hari dengan melibatkan unsur SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Cilacap, TNI, Polri, BPBD, relawan, dan masyarakat setempat.


penyisiran dilakukan sepanjang sungai menggunakan perahu karet dan penyelaman di beberapa titik yang diperkirakan menjadi lokasi tenggelamnya korban.


Pada hari kedua pencarian, Selasa (11/11) sekitar pukul 14.30 WIB, pencarian membuahkan hasil korban ditemukan  dalam kondisi meninggal dunia.





“Korban ditemukan sudah meninggal pada koordinat 7°36’26.2″S 108°53’49.9″E atau sekitar empat kilometer dari lokasi awal kejadian. "kata Abdullah.


Selanjutnya korban dievakuasi menuju rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga.


Dengan kejadian tenggelamnya bocah 8 tahun ini Abdullah mengingatkan  masyarakat, terutama orang tua, agar lebih mengawasi anak-anak saat beraktivitas di sungai terlebih dimusim hujan debit air meningkat dan arus sungai menjadi deras.


" Kami mengimbau warga agar tidak beraktivitas di sekitar sungai tanpa pengawasan dan menggunakan perlengkapan keselamatan jika diperlukan "pungkasnya. (red.01)



iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Portal Karangpucung